PURWOKERTO, DRONENEWS – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Bangsa (UNIBA), Pramudi Harsono, meraih gelar doktor pada Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Kamis (26/2/2026).
Promosi doktor berlangsung di Gedung Laboratorium Terpadu lantai 6 FEB UNSOED, Purwokerto, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Sidang terbuka dipimpin Prof. Wiwiek Rabiatul Adawiyah selaku ketua sidang, dengan Prof. Dr. E. Suharnoto sebagai sekretaris. Istiqomah, Ph.D bertindak sebagai promotor, didampingi Dr. Diah Setyorini Gunawan sebagai ko-promotor.
Adapun penguji dalam sidang tersebut antara lain Prof. Dr. Indra Suhendra (penguji eksternal), Prof. Dr. Lilis Siti Badriyah, Dr. Abdul Aziz Ahmad, dan Dr. Kikin Windhani.

Dalam disertasinya yang berjudul “Pengaruh Daya Saing Daerah terhadap Investasi dan Dampaknya pada Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia”, Pramudi menganalisis keterkaitan antara tingkat daya saing daerah, arus investasi, dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dengan IPK 3,89 dan masa studi 3,5 tahun.
Relevansi Penelitian
Menurut Pramudi, daya saing daerah memiliki peran strategis dalam menarik investasi yang berkelanjutan. Investasi tersebut selanjutnya berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi.
“Daya saing daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan yang efektif,” ujarnya seusai sidang promosi.
Ia berharap hasil penelitiannya dapat menjadi referensi bagi pemerintah dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi pembangunan daerah yang lebih efektif dan terukur.
Apresiasi Pimpinan
Rektor UNIBA, Prof. Bambang Dwi Suseno, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak hanya membanggakan secara personal, tetapi juga memperkuat kontribusi institusi dalam pengembangan ilmu ekonomi.
“Semoga penelitian ini dapat memberikan wawasan baru bagi pengambil kebijakan dalam meningkatkan daya saing daerah dan memajukan ekonomi Indonesia,” ujar Bambang.
Pembina Yayasan UNIBA, Prof. Furtasan Ali Yusuf, juga memberikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Kami bangga memiliki dosen yang tidak hanya aktif mengajar, tetapi juga menghasilkan penelitian yang relevan dan solutif bagi pembangunan ekonomi,” katanya.
Komitmen Berkelanjutan
Pramudi mengakui bahwa perjalanan meraih gelar doktor tidaklah mudah. Proses penelitian, pengumpulan data, hingga ujian terbuka menjadi pengalaman akademik yang menantang sekaligus berharga.
“Pencapaian ini bukan hanya milik saya pribadi, tetapi juga berkat dukungan keluarga dan rekan-rekan sejawat,” ujarnya.
Ke depan, ia berkomitmen untuk terus mengembangkan riset yang aplikatif dan berdampak langsung bagi pembangunan daerah.
“Saya berharap hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif. Saya juga ingin terus berkontribusi di dunia akademik melalui pengajaran dan penelitian,” katanya.
Promosi doktor tersebut menjadi capaian penting bagi Pramudi dan UNIBA, sekaligus memperkuat peran akademisi dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional.***



