PANDEGLANG, DRONENEWS.ID – Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 74 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Stop Bullying di SD Negeri Batubantar, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, (Kamis 23/7/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 6, guru, serta tenaga pendidik dengan penuh antusias.
Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai bentuk-bentuk perundungan (bullying), dampak negatif yang ditimbulkan terhadap korban maupun pelaku, serta pentingnya menumbuhkan sikap saling menghargai, menghormati, dan peduli terhadap sesama teman di lingkungan sekolah.
Ketua KKM Kelompok 74 UNIBA M. Akbar Ramadhan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui edukasi yang relevan dengan persoalan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini.
“Bullying bukanlah sesuatu yang dapat dianggap sebagai candaan biasa. Dampaknya dapat memengaruhi kondisi psikologis, kepercayaan diri, hingga prestasi belajar anak. Melalui sosialisasi ini kami berharap seluruh siswa mampu memahami pentingnya saling menghormati, membangun persahabatan yang sehat, serta berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah,” ujarnya Akbar.
Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa KKM memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui program-program edukatif yang mampu meningkatkan kualitas kehidupan sosial, khususnya bagi generasi muda.
Sementara itu, Ketua Bidang Pendidikan KKM Kelompok 74 Elsa Nabila dalam sambutannya mengajak seluruh siswa untuk bersama-sama menciptakan budaya sekolah yang positif dan inklusif.
“Sekolah merupakan tempat yang seharusnya memberikan rasa aman dan menyenangkan bagi setiap anak. Tidak boleh ada siswa yang merasa takut datang ke sekolah karena mengalami perundungan. Mari kita mulai dari diri sendiri dengan membiasakan berkata baik, menghargai perbedaan, saling membantu, dan berani melaporkan apabila melihat tindakan bullying,” tutur Elsa.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKM menjelaskan berbagai bentuk bullying, mulai dari bullying verbal, fisik, sosial, hingga perundungan di media digital (cyberbullying).
Para siswa juga diberikan contoh situasi yang sering terjadi di lingkungan sekolah beserta cara menyikapinya secara bijaksana.
Agar suasana lebih menarik, kegiatan dikemas secara interaktif melalui diskusi, permainan edukatif, tanya jawab, serta simulasi mengenai cara menolak dan melaporkan tindakan perundungan.
Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan serta partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.
Para guru SD Negeri Batubantar memberikan apresiasi atas inisiatif Mahasiswa KKM UNIBA yang telah menghadirkan edukasi mengenai pencegahan bullying.
Menurut mereka, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam membentuk karakter peserta didik sekaligus memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKM Kelompok 74 Universitas Bina Bangsa berharap dapat menanamkan nilai-nilai empati, toleransi, kepedulian, dan saling menghormati sejak usia dini.
Edukasi tentang pencegahan bullying diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan sekolah yang bebas dari kekerasan, sehingga tercipta generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, serta mampu membangun lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.***



