SERANG, DRONENEWS – Dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan, Ikatan Alumni Keluarga Mahasiswa Tirtayasa (IKAYASA) Banten bersama Keluarga Mahasiswa Tirtayasa (KAMAYASA) Banten mengadakan acara halal bihalal yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Ikayasa Banten, Dewan Pakar Ikayasa, beberapa tokoh publik dari Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Rektor UPG serta sejumlah narasumber dan penceramah terkemuka.
Acara yang digelar di Auditorium FIKES Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Sabtu, (4/4/2026) ini mengangkat tema “Peran Ikayasa Banten dalam Mendorong Kemajuan Daerah Banten dalam Sektor Pendidikan, Ekonomi, Politik, dan Hukum.”
Ketua Ikayasa Banten Prof. Furtasan Ali Yusuf, dalam sambutannya, mengungkapkan pentingnya peran alumni dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam sektor pendidikan.
“Sebagai alumni, kita memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam mendorong kemajuan pendidikan di Banten. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta, kita dapat menciptakan peluang pendidikan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ujar Furtasan.
Dewan Pakar Ikayasa Dr. Romly sekaligus Rektor Universitas Primagraha (UPG) yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan perspektif yang mendalam mengenai peran alumni dalam pengembangan ekonomi daerah.
“Alumni Ikayasa Banten tidak hanya berperan sebagai individu yang sukses di bidangnya masing-masing, namun juga sebagai pemimpin yang berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian Banten. Kita perlu mendorong wirausaha muda dan memfasilitasi perkembangan sektor-sektor ekonomi yang berpotensi di Banten,” kata Romly.
Selain itu, acara ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang yang berbicara mengenai pentingnya peran alumni dalam memperkuat sektor politik dan hukum di daerah Banten.
Salah satu narasumber Tb. Luay Sofhani salah satu Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PAN menyampaikan, “Alumni Ikayasa memiliki potensi besar untuk ikut dalam perumusan kebijakan daerah. Pengalaman dan pengetahuan yang mereka miliki dapat menjadi aset penting untuk memperbaiki iklim politik dan hukum yang lebih transparan dan adil di Banten.”, ujar Luay.
Acara halal bihalal ini juga dilanjutkan dengan sesi pencerahan dari penceramah KH. Manar Mas dari Majelis Talim Al Islam yang membahas pentingnya menjaga tali silaturahmi antar alumni serta meningkatkan peran aktif dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Halal bihalal ini bukan hanya sebagai ajang mempererat silaturahmi, namun juga sebagai momentum bagi kita untuk berkomitmen bersama dalam mendorong kemajuan Banten ke arah yang lebih baik,” tambah Manar.
Sebagai penutup, acara halal bihalal Ikayasa dan Kamayasa ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi lahirnya berbagai inisiatif dan program yang berdampak positif bagi pembangunan daerah Banten di masa depan. Para alumni yang hadir pun sepakat untuk terus berkolaborasi dalam rangka mendorong kemajuan daerah ini, baik dalam sektor pendidikan, ekonomi, politik, maupun hukum.***



