UNIBADAILY.ID, Serang – Universitas Bina Bangsa (UNIBA) dan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Banten menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai kolaborasi penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta perluasan program literasi digital di Provinsi Banten.
Penandatanganan ini dihadiri Rektor UNIBA, Kepala DiskominfoSP Provinsi Banten, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III beserta jajaran yang dilaksanakan di lantai 2 ruang rapat DiskominfoSP Provinsi Banten, Rabu (31/12/2025).
Kerja sama ini menegaskan komitmen kedua pihak untuk mendorong peran perguruan tinggi dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai inti Tri Dharma, sekaligus memperkuat dukungan pemerintah daerah dalam akselerasi agenda transformasi digital yang inklusif dan bertanggung jawab.
Dalam ruang lingkup Tri Dharma, MoU ini diarahkan untuk membuka peluang kolaborasi riset terapan, program pengabdian masyarakat berbasis kebutuhan daerah, serta penguatan pembelajaran dan magang yang relevan dengan kebutuhan tata kelola informasi publik dan transformasi layanan digital di Banten.
Pada aspek pengembangan SDM unggul, kolaborasi diharapkan mendorong peningkatan kompetensi dan profesional dalam keterlibatan mahasiswa dan dosen yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas layanan dan tata kelola digital pemerintah daerah.
Sejalan dengan agenda literasi digital, kerja sama ini juga dapat diintegrasikan dengan program penguatan keterampilan digital dasar masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital secara kritis, aman, dan produktif melalui kegiatan sosialisasi, kelas literasi, dan kampanye edukasi terkait masih maraknya judi online dikalangan remaja saat ini.
Dalam sambutannya, Rektor UNIBA Prof. Bambang Dwi Suseno menekankan bahwa kerja sama dengan pemerintah daerah/OPD ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan komitmen kerja nyata yang perlu diterjemahkan menjadi program yang berdampak.
“Kerja sama UNIBA dan DiskominfoSP Provinsi Banten kami orientasikan pada hasil yang terukur: peningkatan kompetensi mahasiswa, kontribusi riset yang relevan, serta pengabdian masyarakat yang menjawab problem riil mulai dari SDM unggul, literasi digital hingga tata kelola data,” ujarnya.
Prof. Bambang juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar inovasi kampus tidak berhenti pada ruang kelas dan laboratorium. Dengan dukungan Diskominfo Provinsi Banten, UNIBA membuka peluang agar mahasiswa dan dosen dapat berperan lebih aktif dalam penyusunan naskah akademik, kajian teknologi informasi, serta program edukasi publik.
“Perguruan tinggi harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Karena di era digital, persoalannya tidak hanya teknologi, tetapi juga budaya bermedia, keamanan informasi, dan kualitas pengambilan keputusan berbasis data,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala DiskominfoSP Provinsi Banten Beni Ismail, S.STP., M.,Si menyampaikan bahwa kerja sama dengan UNIBA diharapkan memperluas dukungan akademik untuk program-program prioritas DiskominfoSP Provinsi Banten.
“MoU ini bukan sekadar seremoni penandatanganan. Ini adalah komitmen bersama untuk menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan transformasi digital di Provinsi Banten mulai dari peningkatan kapasitas SDM, penguatan tata kelola data, sampai perluasan inovasi layanan publik,” ujar Beni.
Menurutnya, tantangan digitalisasi tidak hanya soal infrastruktur, namun juga terkait konsistensi tata kelola, kualitas data, serta kesiapan sumber daya manusia. Karena itu, keterlibatan perguruan tinggi menjadi penting untuk memastikan transformasi digital berjalan sistematis dan berbasis pengetahuan.
Melalui MoU ini, UNIBA menegaskan perannya sebagai mitra pembangunan daerah yang berorientasi pada solusi. Harapannya, kerja sama UNIBA dan DiskominfoSP Provinsi Banten dapat mempercepat lahirnya ekosistem digital yang sehat: masyarakat lebih cakap bermedia, layanan publik makin efektif, dan talenta muda Banten semakin siap bersaing.***



